Hubungan Pemenuhan Kebutuhan Spiritual Dengan Kualitas Hidup Lansia : Literature Review

  • Bestfy Anitasari STIKES Kurnia Jaya Persada
  • Fitriani nfn STIKES Kurnia Jaya Persada
Keywords: kebutuhan spiritual, kualitas hidup

Abstract

Kebutuhan spiritual merupakan aspek yang mempengaruhi kualitas hidup lansia. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemenuhan kebutuhan spiritual dengan kualitas hidup lansia. Desain penelitian ini adalah literatur review dan menggunakan analisis tema. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebutuhan spiritual yang terpenuhi dengan baik akan meningkatkan kualitas hidup pada lansia. Pemenuhan kebutuhan spiritual dapat dilakukan dengan membangun hubungan yang baik dengan Tuhan (vertikal) dan hubungan yang baik dengan sesama manusia dan lingkungan (horizontal). Kesimpulannya bahwa spiritual merupakan aspek dari kehidupan manusia yang harus mendapatkan perhatian terutama pada lansia baik dengan kondisi penyakit degeneratif maupun tidak. Sehingga baik keluarga maupun petugas kesehatan berupaya untuk memenuhinya sehingga kualitas hidup lansia dapat meningkat.

References

Bai M, L. M. (2013). A systematic review of associations between spiritual well-being and quality of life at the scale and factor levels in studies among patients with cancer. J Palliat Med, 18, 286e298.
Balducci, M. (2018). Geriatric Oncology, Spirituality, and Palliative Care Lodovico . Journal of Pain and Symptom Management, 57(1), 171-175.
Bernard M, e. a. (2017). Relationship Between Spirituality, Meaning in Life, Psychological Distress, Wish for Hastened Death, and Their Influence on Quality of Life in Palliative Care Patients. J Pain Symptom Manage, 54(4), 514-522. doi:doi: 10.1016/j.jpainsy
Bornet M-A, R. T. (2017). Factors associated with quality of life in elderly hospitalised patients undergoing post acute rehabilitation: a cross sectional analytical study in Switzerland. BMJ Open, 7, e018600,1-8. doi:10.1136/
Chatterji, S. e. (2015). Health, functioning, and disability in older adults-present status and future implications. The Lancet, 385((9967)), 563-75. doi:10.1016/S0140-6736(14)61462-8
Dedeli Ö, K. G. (2013). Spirituality and Religion in pain and pain management. Health Psychol Res, 24(1), 29.
Jafaripoor, H. e. (2018). The Elders’ Spiritual Well-Being and Their Quality of Life: A Cross-Sectional Study. Journal of Client-Centered Nursing Care, 145-154. doi:https://doi.org/10.32598/jccnc.4.3.145
Leeson LA, N. A. (2015). Spirituality and the recovery of quality of life following hematopoietic stem cell transplantation. Health Psychol, 34, 920–8.
Matthews AK, T. S. (2012). Correlates of quality of life among African American and white cancer survivors. Cancer Nurs, 35, 355e364.
Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nursalam. (2020). Literature Systemic Review Pada Pendidikan Kesehatan. Surabaya: Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga.
Omidvari, S. (2009). Spiritual health; concepts and challenges. Quranic Interdisciplinary Studies Journa, 1(1), 5-17.
Potter, P. &. (2011). Fundamental Keperawatan (Vol. 3). Mosby: Elsevier.
Rahimi A, A. M. (2013). Exploring spirituality in Iranian healthy elderly people: A qualitative content analysis. Iran J Nurs Midwifery Res, 163–70.
Rukuye, U. M. (2019). Correlation between quality of life and spirituality in Geriatrics. Annals of Medical Research, 26(9), 1979-85. doi:10.5455/annalsmedres.2019.04.229 2019.
Sammut Roberta, A. C. (2020). Spiritual coping strategies and quality of life in older adults who have sustained a hip fracture: A cross-sectional survey. Nursing Open, 8, 572–581. doi:10.1002/nop2.662
Seraji Maryam, S. D. (2016). The Relationship between Spiritual Well-Being and Quality of Life among the Elderly People Residing in Zahedan City (South-East of Iran). Elderly Health Journal, 2(2), 84-88.
Sherman AC, M. T. (2015). A meta-analytic review of religious or spiritual involvement and social health among cancer patients. Cancer, 121, 3779e3788.
Stanley, M. &. (2012). Buku Ajar Keperawatan Gerontik (2 ed.). Jakarta: EGC.
Statistik/BPS, B. P. (2017). Statistik Penduduk Lansia (on-line). Jakarta: http://www.bps.go.id. Dipetik May 30, 2020
Sutikno, E. (2011). Hubungan antara Fungsi Keluarga dengan Kualitas Hidup Lansia. Jurnal Kedokteran Indonesia, 2(1), 73-79.
Widanti, A. (2016). Hubungan Peran Keluarga dalam Pemenuhan Kebutuhan Spiritual dengan Tingkatan Spiritualitas Pada Lansia. Jurnal STIKES Ngudi Waluyo Ungaran, 1-10.
Widiastuti. (2014). Dimensi Spiritual dalam Asuhan Keperawatan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 11(7), 258-263.
Wong E, C. E. (2013). Factors inflfluencing health related quality of life in cancer patients with bone metastases. J Palliat Med, 16, 915e921.
Yeager KA, S. C. (2016). Managing one’s symptoms: a qualitative study of low-income African Americans with advanced cancer. Cancer Nurs, 39, 303e312.
Yenni & Herwana, E. (2016). Prevalensi Penyakit Kronis dan Kualitas Hidup Pada Lanjut Usia di Jakarta Selatan. Universa Medicina, 25(4), 164-171.
Yuzefo, M. S. (2015). Hubungan Status Spiritual dengan Kualitas Hidup Pada Lansia. JOM, 2(2), 1266-1274.
Published
2021-05-31