Pengetahuan Dan Sikap Perawat Dengan Pelaksanaan Patient Safety Di Ruangan IGD Dan ICU: Study Cross Sectional

  • Nfn Cheristina Stikes Kurnia jaya Persada
  • Darlin Sesa Bua Stikes Kurnia jaya Persada
Keywords: Pengetahuan, Sikap, Patient Safety

Abstract

Patient Safety (keselamatan pasien) adalah bebas dari harm (cedera) yang termaksud didalamnya adalah penyakit, cedera fisik, psikologis, social, penderitaan, cacat, kematian dan laian-lain yang seharusnya tidak terjadi atai cedera yang potensial, terkait dengan pelayanan kesehatan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap perawat dengan pelaksanaan Patient Safety. Desain penelitian menggunakan studi Cross Sectional. Subyek penelitian adalah perawat sebanyak 43 responden. Teknik pengumpulan data dengan kuisioner, analitik metode Chi-Square digunakan dalam analisis data.

Saran bagi rumah sakit dengan adanya informasi yang berkaitan dengan pelakasanaan Patient Safety diharapkan pihak RSUD Andi Djema Masamba dapat memberikan dukungan terhadap tenaga perawat baik dukungan fasilitas maupun pengetahuan perawat sehingga dapat mengembangkan kemampuan perawat dalam melakukan pelayanan kepada pasien sesuai dengan standard yang diharapkan.

References

Adib A. (2010). Materi Seminar Nasional Keperawatan Dengan Tema “Sistem Pelayanan Keperawatan dan Manajemen Rumah Sakit Untuk Mewujudkan Patient Safety” Di peroleh tanggal 15 Agustus 2019
Ahmadi. (2010). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto. (2010). Releabilitas dan Validitas. Edisi Revisi VI.Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Azwar S. (2011). Sikap dan Perilaku Manusia, Teori dan Pengukurannya. Edisi 2 Jakarta: Pustaka Belajar
. (2010). Sikap Manusia. Yogyakarta: Liberty.
. (2015). Reabilitas dan Validitas. Edisi IV. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Bawelle, S.c., Sinolungan, J.S.V. & Hamel, R.S. (2013). Hubungan pengetahuan dan sikap perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien (patient safety) di ruang rawat inap RSUD Liun Kendage Tahuna. Ejurnal Keperawatan. Vol. 1, No. 1, Agustus 2019. 1-6.
Dahlan, M.Sopiyudin. (2009). Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.
. (2013). Besar Sampel dan Cara Pengambilan Sampel dalam Penelitian Kedokteran dan Kesehatan (Cetakan Kedua 3 ed.) Jakarta: Salemba Medika.
Darma Kusuma Kelana. (2011). Metodologi Penalitian Keperawatan: Panduan Melaksanakan dan menerapkan Hasil Penelitian (Revisi ed). Jakarta: TIM.
. (2011). Metodologi Penelitian Keperawatan: Panduan Melaksanakan dan Menerapkan Hasil Penelitian (Revisi ed.). Jakarta: TIM.
Depkes, RI. (2011). Panduan Nasional Keselamatan Pasien di Rumah Sakit. Jakarta. EGC
Darliana Devi. (2014). Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Upaya Penerapan Patient Safety Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel abidin banda aceh. Diunduh pada tahun 2016, Idea Nursing Journal Vol. VII No. 1 2016
Gardner A. dan Fell, M. (2013). Falls: Risk Assesment, Prevention and Measurement; National Patient Safety.
Herlambang S. dan Murwani A.(,2012), Cara mudah memahami Manajemen Kesehatan (Cetakan Pertama ed.). Jogjakarta: Gosyen Publishing.
Herman I. (2014). Analisis Sarana Manajemen yang Berhubungan dengan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien di RS Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar. Tesis Di Peroleh 15 Agustus 2019.
Jackson & Mhatis, (2012), Human Reseourse Manajement. Jakarta: Salemba Medika ,
Joint Commission International. (2013). Joint commission international accreditation standards for hospital. (5 th ed). Illinois: Joint Commission Resources. :://www.onlinedic.net. Di Peroleh 11 2019.
Kemenkes RI., (2011). Standar Akreditas Rumah Sakit, Kerjasama Direktorat Jendral Bina Upaya Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dengan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), Jakarta: Pustaka Belajar.
Kholid. A. (2014). Promosi Kesehatan dengan Pendekatan Teori Perilaku, Media,dan Aplikasinya. Jakarta: Rajawali Pers.
Kozier B., Erb G. dan Blais K. (2012). Buku Ajar Fundamental keperawatan : Konsep, Proses dan Praktek. Edisi 7 volume 1. Jakarta: EGC.
KKPRS. (2015). Sembilan Solusi Keselamatan Pasien. dari http:://www.inapatientsafety.persi.co.id. Di peroleh 20Agustus, 2018, hal. 2-9.
Komite Keselamatan Rumah Sakit (KKP-RS) PERSI, (2011). Pedoman Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien periode januari-april 2011 (triwulan 1). dari :://inapatsafety-persi.or.id/?show=data/feedblack. Di Peroleh 14 Agustus 2019.
Menteri Kesehatan RI. (2011). Peraturan menteri kesehatan republic Indonesia nomor 1691/Menkes/Per/VIII/2011 tentang keselamatan pasien rumah sakit. Diperoleh 17 Agustus 2019. 2-6.
Mulyani. (2013). Analiss Penyebab Insiden Keselamatan Pasien Oleh Perawat Di Unit Rawat Inap Rumah Sakit X Jakarta. Tesis. FKM UI.
Nursalam. (2011). Menejemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional (3 ed). Jakarta: Salemba Medika.
.(2014). Menejemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional. Jakarta: Salemba Medika.
Notoadmodjo S. (2014). Pendidikan kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
. (2010). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Jakarta : Rineka Cipta.
Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia nomor 69 pasal 2 tahun (2014). Tentang Kewajiban Rumah Sakit Dan Pasien. Jakarta: Kementrian Kesehatan R.I. 2014.p.3.
Permenkes RI No. 11 Tahun (2017). Keselamatan Pasien Rumah sakit. Jakarta: Anonim.
Pinzon R. (2014). Peran Teknologi Informasi untuk Meningkatkan Keamanan Pengobatan di Rumah sakit. Jogjakarta. Rineka Cipta.
Swasky, S (2007). Could employment based targeting approach save Egypt in miving toward a social health insurance models. EMHJ (East Mediteranian Halth journal). WHO for Mediterranian Country.. http;//www.emro.who.int/publications/EMHJ. Diakses 10 Juli 2019.
The Joint Commission. (2013). 2014 national patient safety goals. Diunduh pada tanggal 10 Januari dari http://www.jointcommission.org.
Undang-Undang Republik Indonseia No. 44 Tahun (2009) pasal 29 Tentang Rumah Sakit. Jakarta: Presiden Republik Indonesia; p.11
Undang –Undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun (2009). Tentang Kesehatan, Jakarta : Anonim.
Potter, P.A, Perry, A.G. (2009). Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses, dan Praktik. Volume 2. Edisi 4. Jakarta: EGC.
Riset Keperawatan Dasar (Riskesdas). Penyajian Pokok-pokok Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun (2013). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan R.I;2013.P.5
Sugiyono. (2011). Analisis Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Syam Syarianingsih Nur., Hastatuti Widi Kurnia Siti. (2018). Hubungan antara Pengetahuan Dan Sikap Dengan Implementasi Target Keselamatan Pasien Di RSUD Yogyakarta. Di Peroleh 10 Agustus 2019. 1-10. Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit), 7 (3), 205-21.
Wawan, A dkk. (2010). Teori Dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap, Perilaku Manusia,. Yogyakarta : Nuha Medka.
Widya Feronica Hia, (2018). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat dengan Pelaksanaan Keselamatan Pasien (Patient Safety) di Ruang Rawat Inap Bedah RSUD Dr. Pirngadi Medan. Diperoleh pada tanggal 08 Juli 2019. http://E:/jurnal%20ghatedm/141000409.pdf
World Health Organization (WHO). (2016). Ethical issues in patient safety research; interpreting existing guidance. Switzerland: WHO Pres. Diperoleh pada tanggal 10 Agustus 2019 dari http://www.who.int
Published
2020-05-30